
Inlander Karawang News – Sarana dan prasarana pendidikan adalah salah satu hal yang sangat penting demi terciptanya rasa aman dan nyaman dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Akan tetapi, sudah berbulan bulan pagar sekolah SMPN 1 Kutawaluya belum ada perbaikan.
Hal tersebut pun turut mendapatkan sorotan dari Heri Pramika yang biasa di sapa dengan panggilan Kang Heri Bamuswari, yang merupakan salah satu tokoh pemuda dan juga pelaku kontrol sosial di wilayah Kutawaluya.
Heri mengungkapkan kepada awak media, bahwa dirinya berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pendidikan bisa segera memperbaiki pembangunan pegar sekolah tersebut. Kamis (21/9/2023).
Bukan hanya kepada Pemkab Karawang saja, Heri juga berharap kepada para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang Dapil II yang berwenang menangani seputar Bidang Pendidikan bisa segera menindak lanjuti serta bisa terjun langsung ke sekolah yang roboh di SMPN 1 Kutawaluya tersebut.
Harapan Heri tersebut tentunya bisa menjadi bahan pertimbangan, agar selanjutnya pihak terkait bisa membantu merealisasikan perbaikan dan pembangunan pagar sekolah demi terciptanya rasa aman dan nyaman kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.
“Semoga pihak terkait bisa membantu merealisasikan perbaikan dan pembangunan pagar sekolah demi terciptanya rasa aman dan nyaman kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya.
“Saya atas nama wali murid sangat sangat berharap adanya perhatian dari pihak terkait terkait dengan robohnya pagar sekolah ini, kejadian ini sudah berlangsung lama hampir 4 bulan akan tetapi sampai saat ini belum ada respon dari pihak Pemkab Karawang dan pihak pendidikan. Dengan itu mewakili dari orang tua murid yang ada di SMPN 1 Kutawaluya, pihak pihak terkait bisa segera memperbaiki pembangunan pegar sekolah yang ambruk dan roboh ini,” jelasnya.

Sementara itu, Hj. Yani Nurbani selaku Kepala Sekolah SMPN 1 Kutawaluya Hj. saat diwawancarai dikantornya menjelaskan dan membenarkan adanya bahwa pagar sekolah itu ambruk sudah lama, yaitu kisaran di bulan idul adha kemarin sampai saat ini memang belum diperbaiki.
Pagar yang roboh tersebut kurang lebih sepanjang 100 meter dan tinggi 2 meter. pagar yang roboh itu ada di belakang sekolah dekat area pesawahan. Selain itu, pagar yang ada di samping sekolah pun saat ini kondisinya sudah miring, dan dirinya pun merasa sangat khawatir pagar samping sekolah pun ikut roboh dan ambruk seperti pagar di belakang sekolah.
“Dengan adanya hal tersebut kami berharap pihak Pemkab Karawang melalui Dinas Pendidikan dan pihak-pihak terkait lainnya bisa segera memperbaiki pagar sekolah, baik yang saat ini sudah roboh dan ambruk ataupun pagar yang saat ini kondisinya sudah miring,” ungkapnya.
Dengan baik dan bagusnya sarana prasarana pendidikan, tentunya akan tercipta rasa aman, rasa nyaman, bahkan keamanan lingkungan sekolah akan terjaga karena luar lingkungan sekolah tertata dengan baik dengan adanya pagar sekolah sekelilingnya. (Dhank)*
