Usai Dikukuhkan dan Resmi Dapatkan SK dari BP2MI, Kawan PMI Karawang Siap Bergerak Jalankan Program Kerja

Kabar Utama Seremonial Sosial dan Budaya
Spread the love
Pengurus Kawan PMI Kabupaten Karawang

Inlander Karawang News, –
Usai dikukuhkannya Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (Kawan PMI) dari berbagai provinsi beberapa waktu lalu oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), kini tampaknya pergerakan mereka mulai terlihat aktif.

Melalui Keputusan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KEPKA) 439 Tahun 2023 yang ditandatangani langsung oleh Benny Rhamdani selaku Kepala BP2MI mencakup sebagai pengesahan SK kepengurusan Kawan PMI tingkat kabupaten dari beberapa provinsi diantaranya yaitu Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Dalam Kepka tersebut, diantaranya tercantum kepengurusan Kawan PMI Kabupaten Karawang yang berjumlah 5 orang, dengan formasi kepengurusannya adalah H. Ahmad Fanani selaku Ketua, Muhammad Faisal, S.Pd., selaku Sekretaris, Ahmad Shogiri selaku Divisi Penyebarluasan Informasi, Rasmana selaku Divisi Pendampingan Pekerja Migran Terkendala dan Nunu Nugraha selaku Divisi Pendampingan Penempatan Ilegal Pekerja Migran Indonesia.

Ketika dikonfirmasi, H. Ahmad Fanani selaku Ketua Kawan PMI Kabupaten Karawang mengaku siap menjalankan tugas sebagaimana dimaksud.

“Kami dari Kawan PMI Karawang siap menjalankan tugas untuk berperan serta dalam upaya pendampingan maupun sosialisasi mengenai alur penempatan PMI yang legal,” ucapnya. Jum’at (11/8/2023).

Lebih lanjut, ketika ditanyakan terkait upaya awal pergerakan Kawan PMI Karawang, dirinya menerangkan bahwa sebelumnya sudah menggelar rapat, yang dimana dalam rapat tersebut dibahas tentang langkah awal untuk sounding ke beberapa intansi terkait seperti Disnaker, Satgas TPPO Polres Karawang dan beberapa Organisasi maupun aktivis yang melingkupi seputar perlindungan terhadap PMI, untuk kemudian menjalankan program kerja terkait sosialisasi yang akan digelar di tingkat kecamatan.

Selain itu, untuk upaya pemberdayaan pun dirinya akan merangkul keluarga dan purna PMI yang telah terbentuk sebelumnya, untuk dibekali dengan pelatihan UMKM dengan tujuan agar menanamkan jiwa kemandirian dan merubah pola pikir untuk bisa sukses di negeri sendiri melalui wirausaha.

Ditempat terpisah, hal tersebut senada dengan yang disampaikan Nunu Nugraha selaku Divisi Pendampingan Penempatan Ilegal Pekerja Migran Indonesia. dirinya pun mengaku sangat siap untuk menjalankan tugas sebagai relawan yang akan berperan aktif dalam upaya pencegahan penempatan PMI secara ilegal oleh Oknum Sponsor yang tidak bertanggungjawab.

“Untuk progres Kawan PMI Karawang, kita sudah menggelar rapat dan akan menjalankan program sosialisasi langsung kepada masyarakat di tingkat kecamatan. Namun sebelumnya, kita akan sounding terlebih dahulu dengan istansi terkait sesuai arahan Kepala BP2MI, agar kita bisa bersinergi dan berkoordinasi dalam setiap program yang akan kita jalankan,” pungkasnya. (dhank)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *