Diduga Pemasangan Lampu PJU TA. 2024 Yang Dikerjakan CV. Putra Basari Muda di Wilayah Jayamakmur Bodong Alias Tanpa KWH

Daerah Kabar Utama
Spread the love
PJU di Wilayah Desa Jayamakmur

Inlandernews.com, KARAWANG – Penerangan Jalan Umum (PJU) tepatnya di wilayah desa Jayamakmur kecamatan jayakerta kabupaten Karawang jawa barat.yang dikerjakan oleh pelaksana nakal menuai sorotan tajam dari masyarakat sekitar.

Pasalnya. Pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang dikerjakan oleh kontraktor nakal berujung pada kualitas yang buruk, ketidaksesuaian spesifikasi, dan potensi masalah jangka panjang. Hal ini dapat mencakup penggunaan material murah, pemasangan yang tidak sesuai standar, dan potensi korupsi dalam pengadaan.

Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) tanpa KWH (Kilowatt-hour meter) melanggar aturan. PJU, baik yang menggunakan energi listrik PLN maupun energi terbaru seperti tenaga surya, tetap memerlukan meteran untuk mengukur dan mencatat penggunaan energi. Hal ini penting untuk transparansi, akuntabilitas, dan penagihan yang tepat. 

Pemasangan PJU tanpa KWH tidak diperbolehkan karena melanggar prinsip transparansi, akuntabilitas, dan penagihan yang tepat dalam pengelolaan energi. Baik PJU konvensional maupun PJU tenaga surya, keduanya memerlukan sistem monitoring dan pengukuran energi yang akurat. 

Seperti halnya yang dikatakan warga Jayamakmur yang namanya minta di rahasiakan mengatakan proyek Penerangan jalan umum (PJU) ini sudah lama pak.? dari tahun 2024 dan sampai saat ini belum ada pemasangan KWH. dan di wilayah ini setau saya dikerjakan oleh CV
Putra Basari muda.ujarnya.

Setau kami pemasangan lampu PJU ini bersumber dari APBD kabupaten Karawang anggaran Tahun 2024.yang di gelontorkan oleh pemerintah daerah mencapai hingga milyaran rupiah akan tetapi lagi-lagi dijadikan lahan empuk oleh oknum pelaksana yang tidak bertanggung jawab.,”kata Nara sumber yang namanya minta di rahasiakan. Minggu 3/8/2025.

Menurutnya lampu yang digunakan untuk penerangan jalan di malam hari yang maksud dan tujuanya agar mempermudah pengguna jalan melihat dengan lebih jelas jalan yang akan dilalui, di malam hari sehingga dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas dan keamanan.

Kami sebagai masyarakat Jayamakmur meminta kepada Pemerintah daerah perlu melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh proses pengadaan dan pemasangan PJU, mulai dari pemilihan kontraktor hingga pengujian akhir. ungkapnya. #Gun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *